Pernikahan Ayah dan Bunbun nya si Kembar (PART 1)
Jangan menikah hanya karena Jatuh Cinta. Jangan menikah hanya karena harta. Dan janganlah menikah hanya karena iba. Tetapi menikahlah karena kau yakin bahwa dengan bersamanya, surga akan menjadi lebih dekat dengan mu.
Kalimat2 itulah yang membuat bunbun dan Bang Soleh menjadi semakin yakin dengan pernikahan ini. Kita mulai semuanya benar2 dari NOL. Kita bersama dalam keadaan masih belum memiliki apa2, pekerjaan nya juga masih belum bisa dikatakan Mapan. Tapi disaat itu kita yakin bahwa Allah akan semakin memperlancar rezeki kami berdua setelah menikah. Ini sangat terbukti dari adanya pernikahan kami, yang awalnya kami bingung dana nya dapat darimana untuk menyelenggarakan sebuah pernikahan, tapi Allah menjawab semua keraguan dan ketidakmampuan kami, Allah mewujudkan semua harapan kami, dan Allah mengijabah semua doa2 kami untuk segera melangsungkan pernikahan ini. Walaupun pernikahan kami ini sangat sederhana sekali. Tidak ada maskawin berupa uang tunai, tidak ada maskawin berupa emas perhiasan serta berlian, yang ada hanya mas kawin seperangkat alat sholat saja.
1 Minggu sebelum Hari H, ternyata bunbun ketemu sama EO yang sanggup dibayar setelah acara akad selesai. Dan pemilik EO tersebut adalah orangtua teman TK nya bunbun dahulu. Alhamdulillah mereka menyanggupi, dan mereka benar2 merancang segala sesuatu nya dengan sangat sempurna. Mulai dari dekor sampai ke jamuan2nya sampai ke pakaian2nya yang sampai 3x ganti. Waktu itu bunbun hanya bisa menyiapkan tempatnya saja, yaitu di Aula Masjid.
Akad nya di lakukan pada Hari Minggu Tanggal 08 Juni 2014 Jam 07.00 WIB di Aula Mesjid Jami Darul Hikmah Jakarta Selatan. Mas Soleh (Kali ini udah ga perlu sebut pake inisial lagi 😀 ) datang bersama bapak dan ibunya pada hari Sabtu dini hari jam 00.00 WIB menggunakan kereta . Mereka turun di Stasiun Jatinegara, dan dari Stasiun Jatinegara naik taksi langsung menuju kost an bunbun di daerah Mampang Prapatan Jakarta Selatan. Istirahat bareng2 di kost an trus besok paginya setelah sarapan langsung ke rumah bunbun di daerah Srengseng Sawah. Dari Mampang Prapatan ke Srengseng Sawah via Taksi. Sampai di rumah bunbun, orang2 udah pada rame buat bantuin ngerewang. Karena nanti malam nya mau ada pengajian dan ruwatan di rumah bunbun. Kalo menurut adat jawa, karena berhubung bunbun anak tunggal jadinya sebelum nikah harus di ruwat terlebih dahulu. Ga tau juga sih maksudnya supaya apa. Tapi sih intinya sih cuman di ngajiin dan dibacain doa aja, ga sampe ada tuh yang namanya mandi kembang2an segala. Setelah pengajian dan ruwatan berjalan dengan lancar, malam nya bunbun ngecek untuk persiapan dekorasinya, dan Alhamdulillah sudah hampir selesai dengan sempurna semua. Semua saudara2nya mas Soleh yang dari Banjarnegara menginap di penginapan ga jauh dari lokasi acara. Setelah semuanya beres, kita semua istirahat dan kembali lagi ke tempat acara besok ba’da shubuh jam 05.00 untuk persiapan rias.
Minggu, 08 Juni 2014 Jam 05.00-06.30. Persiapan rias merias nya dimulai.
Dan inilah sebagian penampakkan bunbun saat di rias.

Untuk Dekorasi Pelaminan nya tampakknya seperti foto ini

Akhirnya tepat pada pukul 07.00 WIB, Pak Penghulu sudah datang tepat pada waktu nya.
Dan inilah penampakan saat2 akan dimulai nya akad nikah antara ayah dengan bunbun

Dan inilah lah Foto Penghulu yang menikahkan ayah dan bunbun

Sebelum akad nikah dimulai, dibacakanlah ayat-ayat suci Alquran oleh seorang Qori.

Akhirnya, tibalah saat2 yang bunbun tunggu2. Saat2 dimana mas mas Soleh mengucapkan dengan tegas dan lugas ‘SAYA TERIMA NIKAH DAN KAWINNYA RINI NURAINI BINTI YAHMAN DENGAN MAS KAWIN SEPERANGKAT ALAT SHOLAT DIBAYAR TUNAI’ dan dalam satu tarikan nafas, dan itu tuh rasanya bahagia bangett. Dan akhirnya berpindahlah seluruh tanggung jawab atas diri bunbun, dari yang awalnya masih sama orang tua. Kali ini seluruhnya berpindah ke mas Soleh sebagai imam dan suami untuk bunbun.
Dan inilah foto2 saat pengucapan akad nikah itu berlangsung., dan saat2 bunbun meminta restu dan izin kepada kedua orangtua untuk menikah.

Setelah itu, Mas soleh dan bunbun beserta wali dan para saksi nya menandatangani surat dan buku nikah.
Inilah foto saat kami melakukan penandatanganan tersebut.

Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan Doa, dimana di Doa tersebut adalah Doa yang mendoakan kami agar kami bisa membangun Rumah Tangga Yang Sakinah Mawaddah Warahmah.

Setelah itu acara penyerahan mahar atau maskawin dari mas Soleh untuk bunbun.
Inilah foto penampakannya.

(Bersambung…)



Pingback: Pernikahan Ayah dan Bunbun Part 2 - Keluarga Kembar
Pingback: Pernikahan Ayah dan Bunbun Part 3-Keluarga Kembar