Profil Founder Indonesian Trainlovers
Para Founder atau pendiri Indonesian Trainlovers terdiri atas 4 orang. 3 orang laki-laki dan 1 orang perempuan. Dibawah ini akan dijelaskan profil dari masing-masing Founder Indonesian Trainlovers :
1. BUDI MARYONO

Laki-laki yang akrab dipanggil Kang Budi ini lahir di Jakarta, pada tanggal 08 Maret 1979. Bisa dibilang beliau adalah ‘Bapak’ nya IT, karena beliau adalah orang yang usianya paling tua diantara para founder yang lainnya.
Budi menyelesaikan pendidikan sekolahnya mulai dari SD sampai Perguruan Tinggi yaitu di SDN Wijaya Kusuma 07, SMP 82 Jakarta, SMA 23 Jakarta, dan Pondok Pesantren Sayd Arfiyah Nganjuk Jawa Timur.
Ayah dari 1 anak ini saat ini bekerja sebagai Marketing di PT. Etno Mitrapustaka. Beliau bercita-cita menjadi seorang yang kaya iman dan juga kaya harta. Beliau juga memiliki hobi yang sangat unik, yaitu suka nangkepin pocong.
Hal-hal yang beliau sukai adalah apa adanya bukan ada apanya. Dan hal-hal yang beliau kurang sukai adalah kebohongan. Makanya jangan sekali-kali membohongi beliau, karena sekali aja beliau dibohongi, maka orang yang membohongi akan langsung di black list dari kehidupannya.
Beliau sudah lama suka sama sepur, selain terbebas dari macet sepur juga saat itu menjadi sarana transportasi yang paling murah meriah. Saking seringnya beliau naik sepur, sampe-sampe kalo nelpon call center PT KAI di 121, tinggal sebut nomor KTP nya aja, maka si Customer service nya PT KAI langsung sudah bisa menebak, ini dengan bapak Budi Maryono ya, Mantabz ga tuh.
2. Dr. FERRY TIGOR, Sp.PD

Founder IT yang satu ini lahir di Jakarta pada tanggal 06 Mei 1982. Semenjak kecil sudah sangat suka dengan yang namanya kereta. Hal ini mungkin dikarenakan sewaktu bayi, founder ini sering rewel ketika dibawa ibundanya naik kereta saat pulang kampung ke Jawa Timur. Ketika rewel di dalam kereta ada penumpang lain yang menyarankan membubuhkan sedikit oli yang terdapat di coupler kereta di dahi founder ini ketika saat masih bayi. Setelah dilakukan hal tersebut bayi ini menjadi tidak rewel lagi ketika diajak naik kereta.
Founder Ferry menyelesaikan pendidikan dasarnya di SDN 01 Kelapa Gading. Semasa SD, Ferry semakin menyenangi hobinya terhadap persepuran. Beliau sering bolak balik ke Jawa Timur untuk mengunjungi neneknya dengan menggunakan kereta. Kereta yang sering ditumpanginya pada masa itu yaitu Gaya Baru Malam Selatan (GBMS), Bangunkarta, dan Jayabaya Selatan (almarhum). Neneknya bertempat tinggal di Kota Pare yang bisa ditempuh dari Kota Jombang maupun Kediri jika baik kereta.
Saking cintanya terhadap dunia persepuran dimasa kecil Ferry sering diantar orangtuanya ke Stasiun Gambir walaupun tidak naik kereta dan hanya melihat-lihat saja. Zaman tersebut Stasiun Gambir masih belum stasiun layang seperti sekarang dan pengunjung bebas memasuki area stasiun, asal membeli karcis peron. Hobi lainnya saat masa kecil adalah mengkliping setiap ada gambar kereta yang ada di koran ataupun majalah, maklum pada saat itu belum ada facebook dan kamera digital pun belum popular.
Semasa SMP, Ferrry bersekolah di SMPN 123 di daerah Kelapa Gading dan SMU di selesaikannya di SMUN 13 Jakarta Utara. Semasa SMP dan SMU, founder yang satu ini vakum dari dunia kereta karena sudah tidak pernah lagi berkunjung ke Jawa Timur, dikarenakan neneknya sudah tiada.
Dia menamatkan jenjang S1 nya di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada tahun 2006 dan meraih jenjang S2 Spesialis Ilmu Penyakit Dalam pada universitas yang sama pada tahun 2012. Founder ini kembali terjun ke dunia persepuran pada tahun 2011 dan mulai aktif hunting, joyride, dan berkecimpung aktif dalam komunitas perkeretaapian. Selain berjoyride, founder ini juga sangat mencintai wisata kuliner sambil berjoyride dengan kereta.
3. DEDI SETIAWAN, A.Md

Laki-laki yang ini biasa dipanggil Kang Dedi, lahir di Jakarta, pada tanggal 06 Desember 1982. Mungkin diantara temen-temen IT belum banyak yang mengenal beliau, karena setiap ada acara kopdar atau hunting bareng IT, beliau jarang bisa hadir karena sedang melanjutkan studi S1 nya setiap hari sabtu dan minggu. minat beliau di bidang teknologi dan networking, itulah alasan mengapa beliau ngambil pendalaman IT, mudah-mudahan bisa lanjut ke S2.
Kang Dedi menyelesaikan pendidikan sekolahnya mulai dari SD sampai Perguruan Tinggi yaitu SD Serdang Kemayoran, SMPN 59 Jakarta, SMUN 6 Cirebon, Beliau menamatkan pendidikan D3 Komputer akuntansi di STMIK CIC Cirebon, dan lanjut ke S1 Teknik Informatika STMIK Islam International.
Seorang suami dari 1 istri ini pernah mengabdi untuk Garuda Indonesia sebagai Call Center Operator untuk Informasi dan Reservasi, Marketing di Bank Mega dan sekarang sebagai admin engineer di Pacific Place.
Keinginan dan cita-cita : menjadi seorang programmer. Hobby beliau adalah nonton, tidur, dan main game, suka ngisengin orang alias jahil serta bermain dengan anak asuhnya si bon-bon yaitu seekor kucing campuran antara Persia dengan lokal.
Hal-hal yang beliau sukai adalah ditraktir, kalo ada event atau acara makan gratis bisa dipastikan beliau berada di barisan paling depan. Dan hal-hal yang beliau kurang sukai adalah orang yang minta tolong tapi maksa.
Mulai menjadi passenger setia PT Sepur sejak kecil tahun 1996, udah berani bolak balik Cirebon-Gambir sendirian pake KA Cirebon Ekspress, yang saat itu harga tiketnya masih Rp. 6000,-. Pengalaman yang paling unik plus ngeselin saat naik sepur adalah pada tahun 2009 naik KA Tegal Arum bertiga , eh tiba-tiba genset nya mati jadinya gelap-gelapan deh di dalam kereta. Sedangkan pengalaman yang paling berkesan saat naik sepur adalah pada tahun 2010 naik KA Argo Jati sore dari Gambir ada gangguan Wesel di Stasiun Manggarai. Dan pas naik yang pagi, malah jam 11 baru berangkat dari Stasiun Gambir, alhasil semua kereta jadi super telat deh.
4. RINI NURAINI, S.T

Perempuan satu-satunya sekaligus sebagai Founder termuda di IT ini lahir di Jakarta tepatnya di RS Fatmawati pada tanggal 09 Januari 1988. Beliau menyelesaikan pendidikan sekolahnya mulai dari TK sampai Perguruan Tinggi yaitu di TK Islam Baitul Makmur (1992), SDN Srengseng Sawah 04 Pagi (1999), MTsN 4 Jakarta (2002), MAN 7 Jakarta (2005), D3 Teknik Sipil Politeknik Negeri Jakarta (2009), S1 Teknik Sipil Universitas Pancasila Jakarta (2012). Saat ini beliau bekerja sebagai Bridge Engineer di sebuah perusahaan Konsultan Perencana Jembatan PT. PDCM.
Perempuan yang memiliki cita-cita menjadi pegawai PT. KAI ini memiliki hobi membaca semua buku yang berhubungan dengan dunia teknik sipil. Hal-hal yang beliau sukai adalah makan es krim apalagi kalo di bayarin, beliau juga suka bermain dengan kucing lokal kesayangannya yang bernama Usro, kalo udah bermain dengan si Usro ini bisa lupa waktu karena saking sayangnya terhadap kucingnya tersebut.
Sedangkan hal-hal yang sangat tidak disukai adalah disaat sedang lapar tingkat dewa, beliau malah disuruh mengerjakan sesuatu yang membutuhkan pemikiran yang keras, bisa langsung ngamuk dia kalo kondisinya seperti itu.
Pertama kali jadi penumpang setia PT Sepur adalah pada tahun 1995. KA langganannya adalah KA Matarmaja relasi Jakarta-Malang PP. Tetapi sejak adanya KA Gajayana tahun 1999 kalo ga salah, maka kemudian beralih menjadi penumpang KA Gajayana hingga saat ini. Malang merupakan rumah keduanya setelah Jakarta. Udah ga terhitung berapa kali beliau naik KA Matarmaja atau KA Gajayana untuk bolak balik Jakarta dan Malang. Cuma pada saat itu, beliau sama sekali belum mengenal dunia Railfans seperti sekarang ini, bahkan baru pada akhir tahun 2011 beliau baru tau kalo ternyata ada komunitas railfans atau komunitas pecinta kereta api.
Baru pada awal tahun 2012, beliau bergabung di salah satu komunitas railfans, dan dari sana lah kenal banyak teman yang memiliki hobi yang sama.


